Sakit Saat Menstruasi

Penyebab Sakit Saat Menstruasi di Hari Pertama

Perlu diketahui bahwa nyeri yang terjadi pada haid atau biasa disebut dengan dismenore adalah hal yang wajar terjadi. Hal ini disebabkan saat menstruasi dinding rahim mengalami satu proses kontraksi yang membuat pembuluh darah terjepit sehingga aliran oksigen menjadi berkurang. Nah, kurangnya oksigen inilah yang membuat rahim mengeluarkan senyawa yang berujung pada rasa nyeri.

Selain itu, saat haid datang maka tubuh mengeluarkan senyawa yang disebut dengan prostaglandin yang berfungsi untuk merangsang kontraksi terjadi pada dinding rahim. Hormone ini sendiri menyebabkan nyeri atau sakit saat menstruasi semakin hebat. Selain itu, senyawa ini juga berperan aktif dalam menimbulkan  rasa mual, sakit kepala, diare dan perasaan tidak enak lainnya. Dan kondisi ini terjadi pada hari pertama dan kedua menstruasi dimana aliran darah haid masih deras.

Related image

Di hari pertama dan kedua sudah tentu aliran  darah yang deras serta volumenya yang cukup banyak membuat sebagian darah yang keluar berbentuk gumpal. Hal ini disebabkan oleh perlukaan yang secara fisiologis terjadi pada dinding rahim. Nah, seperti halnya luka yang terjadi dalam tubuh, maka darah yang keluar melalui haid ini mengandung zat pembeku sehingga tidak menutup kemungkinan jika sebagian darah tersebut sudah mengalami pembekuan. Yang terlihat seperti bergumpal gumpal dan warnanya yang cenderung gelap.

Adapun situasi yang sebaiknya Anda waspadai adalah sakit saat menstruasi yang dirasakan lebih awal dan berlangsung cukup lama. adapun penyebab dari nyeri haid ini antara lain Endometriosis, Radang panggul, Fibroid atau tumor rahim, Penggunaan kontrasepsi dalam rahim serta Stenosis/penyempitan leher rahim.

Jadi, dengan mengetahui penyebab rasa nyeri haid tersebut bisa muncul pada hari pertama dan kedua ada baiknya segera diatasi dengan cara alami. Anda bisa melakukan relaksasi seperti pijat atau tidur dengan posisi meringkuk. Minum air hangat sesering mungkin serta melakukan kompres di bagian perut pun dipercaya bisa mengurangi rasa nyeri tersebut. Sebaliknya, hindari terlebih dahulu mengkonsumsi obat obatan pereda nyeri agar tak menimbulkan dampak yang berbahaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *